Labbaik Allahumma Labbaik - Segera Penuhi Panggilannya

Recomended





السلام عليكم ورحمة الله وبركات

بسم الله الرحمن الرحيم

تعاونوا على البر والتقوى ولا تعاونوا على الاثم والعدوان

Informasi ini mungkin kurang menarik bagi orang-orang yang menganggap dirinya belum mampu menunaikan Ibadah Haji / Umroh meskipun dari segi financial mereka tergolong orang mampu bahkan berlebih. Sebagian lagi ada yang beranggapan melaksanakan Ibadah Haji / Umroh merupakan hal yang mustahil untuk di lakukan jika melihat kondisi ekonomi keluarganya saat ini. Apakah kedua alasan tersebut bisa di benarkan ? Okelah, buat yang merasa kondisi ekonominya kurang mumpuni untuk menunaikan Rukun Islam yang ke-5 ini masih bisa di maklumi. Lalu bagaimana dengan mereka-mereka yang memiliki harta berlebih sedangkan Ibadah Haji wajib bagi mereka yang mampu dari segi Ekonomi.

Mungkin di antara kita pernah mendengar ada seorang Kakek tukang sapu di pasar tradisional yang mempunyai niat kuat untuk beribadah di samping Ka'bah. Subhaanallah, dengan Niat yang kuat serta usahanya yang tak pernah surut karena keterbatasan ekonominya akhirnya niat baiknya itu pun membuahkan hasil dan dia mampu menunaikan Ibadah Haji.

Sumber : http://nasional.news.viva.co.id/news/read/665608-40-tahun-menabung--tukang-sapu-berangkat-haji

Sahabat, setelah membaca berita di atas masihkah kita menganggap orang yang mampu itu adalah orang-orang yang memiliki harta benda berlebih dan berlimpah namun tidak terbersit sedikitpun di benaknya untuk memampukan dirinya dengan memenuhi panggilan ALLAH SWT dan menunaikannya. Ataukah yang dimaksud orang mampu itu adalah orang-orang yang mempunyai niat kuat untuk memenuhi panggilanNYA serta berusaha sekuat tenaga untuk menunaikannya. Dari perintah Rukun Islam yang ke-5 ini kita bisa tahu siapa sebenarnya yang dimaksud dengan Orang Mampu

Subhaanallah, hanya ALLAH SWT lah Yang Maha Tahu apa yang akan terjadi satu detik kedepan dan masa-masa yang akan datang. Kita hanya makhluk yang tidak mungkin tahu apa yang akan terjadi pada diri kita di masa yang akan datang kecuali orang-orang yang telah diberi pengetahuan tentang hal itu atas kehendak ALLAH SWT. Begitupun dengan masalah Ibadah, kita yang awam ini hanya berusaha semampu sepengetahuan kita dalam menunaikannya. Sebaik-baiknya kita beribadah, kita tetap pasrah akan hasilnya karena kita tidak boleh ujub dan merasa kitalah yang paling baik ibadahnya.

Sebaik-baiknya kita sebagai makhluk NYA adalah memenuhi setiap panggilan-panggilan NYA karena pada akhirnya, mau tidak mau, siap tidak siap, pasti kita tidak bisa menolak panggilan NYA yang terakhir selama kita sebagai manusia hidup di dunia yaitu panggilan untuk menghadap keharibaan NYA.

Mari kita mampukan diri kita dan penuhi segala panggilan NYA

اخير الكلام ،والله اعلم بالصواب و بالله توفيق والهدايه

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته